2 Kampung di Papua dapat izin pengelolaan hutan desa

2 Kampung di Papua dapat izin pengelolaan hutan desa

Setelah berjuang selama hampir satu dekade mempertahankan hutan mereka, masyarakat Kampung Manggroholo dan Sira, Papua Barat berhasil memperoleh izin pengelolaan Hutan Desa.

Selengkapnya
Mengembangkan Pola Produktivitas Lokal yang Bertanggung Jawab Sosiologis dan Ekologis

Mengembangkan Pola Produktivitas Lokal yang Bertanggung Jawab Sosiologis dan Ekologis

Program “Mengembangkan Pola Produktivitas Lokal yang Bertanggung Jawab Sosiologis dan Ekologis di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah telah dilaksanakan dari bulan Oktober 2012 - 2013 beberapa kegiatan sudah dilaksanakan dengan lokasi proyek berada di Desa Terantang dan Terantang Hilir dengan calon wilayah restorasi ekosistem

Selengkapnya
Management Sistem Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Berbasis Masyarakat [ II ]

Management Sistem Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Berbasis Masyarakat [ II ]

Dalam Program Pencegahan Kebakaran Berbasis Masyarakat, Yayasan Puter Indonesia bekerja sama dengan PT RMU (Rimba Makmur Utama), USFS (US Forest Service), dan USAID. Kegiatan dilakukan di Desa Seragam Jaya dan Desa hantipan di Kalimantan Tengah, Indonesia 2016. Berikut merupakan kegiatan selama di lapangan di Desa Seragam Jaya dan Desa Hantipan.

Selengkapnya
Management Sistem Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Berbasis Masyarakat [ I ]

Management Sistem Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Berbasis Masyarakat [ I ]

Dalam Program Pencegahan Kebakaran Berbasis Masyarakat, Yayasan Puter Indonesia bersama dengan PT RMU (Rimba Makmur Utama), USFS (US Forest Service), dan USAID bekerja sama dalam menjalankan Program Ini. Kegiatan dilakukan di Desa Seragam Jaya dan Desa Hantipan di Kalimantan Tengah, Indonesia 2016. Berikut merupakan kegiatan selama di lapangan di Desa Seragam Jaya dan Desa Hantipan.

Selengkapnya
Menuju Neraka dan Banjir Besar? [Catatan Perubahan Iklim 2016]

Menuju Neraka dan Banjir Besar? [Catatan Perubahan Iklim 2016]

“The good Earth—we could have saved it,
but we were too damned cheap and lazy.”
Kurt Vonnegut, dalam A Man without a Country

Pada tahun 2006, fisikawan jebolan MIT Joseph Romm menulis sebuah buku yang sangat terkenal. Judulnya Hell and High Water: Global Warming, The Solutions and the Politics, and What We Should Do. Perubahan iklim memang secara sederhana menghasilkan dua kondisi ekstrem. Ketika kemarau datang, Bumi semakin panas. Ketika musim hujan tiba, banjir besar melanda.

Selengkapnya
AKTIVIS LINGKUNGAN DESAK JOKOWI SELESAIKAN MASALAH PERAMBAHAN DI TNGL

AKTIVIS LINGKUNGAN DESAK JOKOWI SELESAIKAN MASALAH PERAMBAHAN DI TNGL

Aktivis lingkungan mendesak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan masalah perambahan lahan di Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL).

Selengkapnya
KALIMANTAN TENGAH KEMBANGKAN SEJUTA POHON SENGO

KALIMANTAN TENGAH KEMBANGKAN SEJUTA POHON SENGO

Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah menyambut baik dan mengapresiasi program pengembangan sejuta pohon Sengon di Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperbaiki lingkungan dan menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Sipet Hermanto di Palangkaraya, Selasa, 3 Januari 2017.

Selengkapnya
PERTEMUAN TAHUNAN PUTER INDONESIA 2017

PERTEMUAN TAHUNAN PUTER INDONESIA 2017

Yayasan Puter Indonesia yang dirikan pada tanggal 5 Agustus 1997, dengan peran mengkhususkan diri pada bidang kegiatan perencanaan semesta kemasyarakatan. Yayasan Puter Indonesia memiliki komitmen membantu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), kelompok masyarakat, swasta maupun pemerintah untuk melakukan perencanaan program atau proyek tertentu, dalam kerangka yang menyeluruh dan tuntas.

Selengkapnya
How Indonesia’s gigantic fires are making global warming worse

How Indonesia’s gigantic fires are making global warming worse

UPDATE: Emissions from Indonesian fires have continued to rise since this article was published and now are estimated to be roughly equal to Japan’s annual carbon dioxide emissions. See here.

See also our coverage of Indonesian President Joko Widodo’s visit to the U.S. as his country’s climate crisis rages.

Experts say that along with dramatic global coral bleaching, thousands of fires across Indonesia represents the next sign of an intensifying global El Niño event. And the consequences, in this case, could affect the entire globe’s atmosphere.

That’s because a large number of Indonesia’s currently raging fires are consuming ancient stores of carbon-rich peat, which is found in wetlands featuring organic layers full of dead and partially decomposed plant life.

Selengkapnya
DELIBERATIVE DIALOGUE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS KOMUNITAS YANG HOLISTIK DAN BERKELANJUTAN

DELIBERATIVE DIALOGUE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS KOMUNITAS YANG HOLISTIK DAN BERKELANJUTAN

Jauh panggang dari api. Ungkapan ini tepat untuk menggambarkan harapan masyarakat terkait model pengelolaan sampah di DKI Jakarta. Model pengelolaan sampah konvensional (dikumpulkan, diangkut, dan dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah) justru melahirkan beragam persoalan baru mulai dari pengangkutan sampai keterbatasan lahan, tempat pembuangan akhir sampah.

Selengkapnya
Situs Keramat Desa Telaga

Situs Keramat Desa Telaga

Danau Talaga terdapat di sebelah hulu desa Telaga Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah. Danau Telaga merupakan tempat yang dikeramatkan, bentuknya berupa danau kecil yang berair jernih dan dalam, tidak pernah kering meski kemarau panjang. Karena keberadaan Talaga inilah sehingga Saun menamakan kampung yang didirikannnya dengan nama Telaga.

Selengkapnya
Waduh … Kawasan Moratorium Hutan Di Katingan Kalteng Dibuka Untuk Sawit

Waduh … Kawasan Moratorium Hutan Di Katingan Kalteng Dibuka Untuk Sawit

Kawasan hutan yang masuk dalam moratorium izin kehutanan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) diduga telah dibuka oleh sebuah perusahaan pemegang konsesi perkebunan sawit.

Selengkapnya
PT RMU memberikan PDD & Penanganan Keluhan ke 13 desa di Kab.Katingan Prov.Kalimantan Tengah

PT RMU memberikan PDD & Penanganan Keluhan ke 13 desa di Kab.Katingan Prov.Kalimantan Tengah

PDD (Project Design Document) merupakan sebuah agenda proses kegiatan yang akan dilakukan oleh PT. Rimba Makmur Utama di 13 desa berdasarkan wilayah, kesatuan ekosistem, jasa lingkungan, ciri dan khas serta kebudayaan masyarakat. Dalam prakteknya, PDD tahap pertama ini akan dilaksanakan sampai tahun 2070, dan jika diperpanjang izin RE nya berarti bertambah 35 tahun lagi dari tahun 2070. Dan tentunya, dikarenakan panjangnya masa praktek pelaksanaan, secara bijaksana PT. Rimba Makmur Utama memberikan sebuah model penanganan keluhan terhadap proyek yang sedang dilaksanakan.

Selengkapnya
Program Pengembangan Masyarakat Pada Proyek Restorasi Ekosistem Hutan Rawa Gambut Di Kab.Katingan

Program Pengembangan Masyarakat Pada Proyek Restorasi Ekosistem Hutan Rawa Gambut Di Kab.Katingan

Sejak tahun 2014 Yayasan Puter Indonesia bekerjasama dengan PT Rimba Makmur Utama (PT RMU) telah melaksanakan Program Pengembangan Masyarakat (Community Development) di sekitar areal Restorasi Hutan Rawa Gambut Katingan (Proyek Katingan - www.katinganproject.com)

Selengkapnya
Penandatangan Nota Kesepahaman (MOU) & Kesepakatan Kerjasama (KK) antara 13 Desa dengan PT RMU

Penandatangan Nota Kesepahaman (MOU) & Kesepakatan Kerjasama (KK) antara 13 Desa dengan PT RMU

Kegiatan penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) dan Kesepakatan Kerjasama (KK) antara PT Rimba Makmur Utama (RMU) dengan 13 desa di sekitar konsesi di Kecamatan Kamipang dan Mandawai, Katingan, Kalimantan Tengah

Selengkapnya
Sawit atau REDD: Antara Peluang dan Ancaman

Sawit atau REDD: Antara Peluang dan Ancaman

Investasi perusahaan pekebunan khusus perkebunan sawit di Kalteng saat ini sangat tinggi, tidak terkecuali di wilayah sepanjang aliran sungai Katingan dan Mentaya.

Selengkapnya
Kebakaran Hutan dan P2LG

Kebakaran Hutan dan P2LG

Kemarau  panjang dan kekeringan gambut menimbulkan kebakaran hutan. Kebakaran hutan ini terjadi hampir setiap tahun yang banyak disebabkan pembakaran lahan yang tak terkendali, adanya tangan-tangan jahil manusia yang tidak bertanggung jawab.

Selengkapnya